Kamis, 20 Januari 2011

Jadilah Garam Dan Terang Kehidupan...?



Lama tak goreskan tulisan dalam selembar catatan. Sekedar mengungkap segala kerinduan akan sesuatu hal dan rutinitas yang pernah dilakukan. Untuk menjadi sesuatu yang mungkin terulang dengan segala harapan, semoga menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Rindu akan rutinitas dengan agenda yang sudah dijadwalkan dengan matang, tetapi mendatangkan pelajaran dan pengalaman serta tambahan inspirasi untuk melakukan hal yang baru. Atau meningkatkan sesuatu hal yang pernah dilakukan dengan inspirasi baru, sehingga menjadi sebuah kemasan yang matang dan terlihat baru.
Rindu waktu-waktu bersama ketika menyapa hari. Rindu akan waktu untuk berbagi. Serta rindu akan tingkah polah yang selama ini dijalani.

Malam ini pun kita berkumpul, untuk merayakan ulang tahun sahabat saya..Ada beberapa sahabat saya tidak ikut dalam acara ini. Saat berkumpul bersama menikmati malam ini, kita pun bercerita tentang masa-masa 3.5 tahun kebersamaan kita dahulu..Di dalam cerita itu banyak sekali suka dan duka datang silih berganti memberi warna-warni dalam kehidupan kita semua, lalu saya teringat akan hari-hari indah yang pernah kita lalui bersama. Seperti makan bersama, selalu mengadakan acara ulang tahun buat sahabat kita dan lain-lain..Sebuah cerita-cerita yang kita punya itu, dapat memberikan rasa tawa yang begitu indah buat kita semua.
Sahabat-sahabatku, semoga dengan berkumpulnya kita lagi dapat memberi inspirasi indah dalam hidup kalian masing-masing..Saya menikmati setiap kehadiran kalian semua untuk melengkapi cerita-cerita indah pelangi ini.




"...Pelangi akan selalu bersahabat dengan hujan, matahari, angin, dan langit..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Kamis, 13 Januari 2011

Jilbab Biru Jadi Inspirasi Saya...?



hari ini saya begitu senang, senang pada arah pandangan saya, dan arah pemikiran saya hari ini..Sepanjang hari ini, entah mengapa saya begitu terpesona melihat, memandang, dan memperhatikan wanita yang berjilbab biru itu...?

Saya masih sangat mengenalnya, wanita berjilbab biru dengan senyum manis yang sering dilemparkannya untuk saya..Terkadang kulihat dirinya mencuri pandang ke arah saya. Tidak hanya sekali! Entah beberapa kali.
Saya tahu dirinya memendam rasa untuk saya, meski tak mampu diungkapkannya secara langsung..Namun gerak tubuh dan sikapnya memberi arti yang lebih.

Semoga dengan adanya wanita berjilbab biru, bisa membuat saya jadi terpacu untuk berbuat sesuatu yang nyata dan bisa membawa manfaat untuk orang banyak! Ya, saya ingin berguna untuk orang banyak!!! Itu salah satu keinginan saya yang belom terwujud!




"...siapapun atau apapun bisa saja menjadi inspirasi kalian, tapi jangan mencoba untuk menjadi seperti mereka. Tetaplah jadi dirimu sendiri..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Sabtu, 01 Januari 2011

Tahun Baru, Menawarkan Berjuta Mimpi...?



Tak terasa detik demi detik berlalu begitu cepat, hari berganti hari, bulan-bulan berlalu..Setahun telah berlalu kembali, telah terukir semua kenangan. Pahit manis kehidupan datang dan pergi, suka dan duka mengiringi langkah kita setahun terakhir ini: tahun 2010.

Kini tahun baru telah tiba. Menawarkan berjuta mimpi. Membentangkan harapan, bukan duka dan kekecewaan. Ini adalah tahun yang menentukan, tahun yang harus penuh kesuksesan dan kebahagiaan.

Berbahagialah kita sekarang ini, karena menerima kegembiraan dan bisa membagikan. Kegembiraan yang barangkali berawal dari kata “baru”, yang berarti juga masih adanya harapan. Harapan akan sesuatu yang “baru”, yang lebih baik, lebih aman. Lalu mimpi yang terangkai tahun lalu yang belum sempat diwujudkan akan terlaksana di tahun ini. Tahun baru adalah semangat baru, semangat untuk berubah menjadi lebih baik, semangat untuk meraih segala impian karena selalu ada harapan baru.

Mungkin kita pernah bermimpi dan mimpi itu belum kita wujudkan. Ketika badai datang dan menghempaskan kita di sudut kehidupan yang menyedihkan, bukan berarti itu terjadi agar kita mengubur segala impian. Tetapi agar kita menjadi kokoh, sekokoh batu karang. Agar kita keras sekeras baja. Karena hanya dengan penderitaan manusia akan membaja. Seiring berjalannya waktu, diri kita telah ditempa dengan berbagai cobaan, ujian, kekecewaan dan sedikit kecemasan. Kita akan berubah menjadi mutiara atau tetap menjadi batu kerikil yang tidak ada harganya, hanya kita yang menentukan. Karena apa pun yang terjadi dalam hidup kita hanya kita sendiri yang bisa mengambil hikmah dan pelajarannya, bukan orang lain.

Kepada siapa lagi kita berharap jika kita tidak berharap kepada diri sendiri. Tuhan juga akan diam saja kalau kita tidak bergerak, take action! Jangan biarkan diri kita murung karena menyesali kegagalan di tahun lalu. Biarkan itu berlalu dan raihlah kebahagiaan kita di tahun ini. Semangat kita akan kian membara karena harapan baru itu muncul dan bersemi seiring berlalunya waktu yang telah meninggalkan mimpi-mimpi buruk kita. Di tahun ini mentari akan bersinar semakin cerah, secerah kita menatap masa depan yang penuh harapan…




"...Selamat tahun baru 2011, selalu yakini akan ada pelangi di setiap badai yang menerjang. Dan apapun yang terjadi, selama kita kuat & bertahan segalanya akan berubah menjadi lebih baik..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Senin, 27 Desember 2010

Jawabannya Ada Di Dalam Dirimu...?




Apakah mimpi itu? buat apa kita mimpi? untuk apa dan siapa kita mimpi? mengapa kita harus mimpi? sampai kapan kita mimpi?
Pertanyaan yang lazim, bukan?..tapi apa salahnya kita bahas itu?

Saya cuma ingin sekedar mengobrol kepada teman-teman yang tertarik akan MIMPI. kita mulai dari apakah mimpi itu? "what is dream?". Mimpi adalah pertanda. betul? yupz...!!! tapi pertanda seperti apa?

sebelumnya kita mualai dari kata "pertanda" yakni sesuatu yang dapat mewakili sesuatu yang lain dalam batas-batas tertentu..Kalau begitu berarti mimpi adalah pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar. Pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktifitas emosi lain, hingga aktifitas emosi yang sama sekali tidak disadari.

Hey, tidak ada kata gagal dalam mengejar mimpimu. Jika kamu jatuh, kamu masih bisa bangun dan mencoba lagi! Jangan pernah takut! Percaya deh!
Tidak seharusnya merendahkan mimpi-mimpi anda..Pada akhirnya saya mengerti ketika teman-teman anda tidak lagi menjadi tempat bagi anda untuk bertukar pikiran, curhat, atau berdiskusi. Mungkin saya bisa untuk diajak berdiskusi tentang cita-cita, mimpi, keinginan, dan masa depanmu hingga anda harus curhat ke saya or ke orang lain. Tapi ketahuilah, anda bisa curhat atau bertanya pada ribuan orang, tapi sebenarnya jawaban itu ada pada dirimu sendiri!


*Dear, My Secret Admirer

Saya berharap, jika anda mempunyai masalah, anda akan memilihku untuk menjadi teman curhatmu. Karena apa gunanya saya, jika anda bertanya pada orang lain? Dan saya tidak ingin anda menulis pesan di facebook curhat pada seseorang tentang saya. Anda harus hadapi saya, datang padaku, bicara padaku, karena untuk itulah saya ada.
Oh ya, jangan juga menulis di status twittermu jika anda punya masalah denganku. Kita harus bicara! Inget (????), kita BICARA!
Saya berharap kita bisa menjadi teman diskusi yang baik. Saya tidak akan memaksamu untuk menjadi yang kau tidak inginkan. Yang saya inginkan cuma anda bahagia dengan apapun yang anda pilih dan hidupmu.




"...Di tengah-tengah anda sudah memiliki jawabannya, anda tahu siapa diri Anda dan Anda tahu apa yang Anda inginkan..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Minggu, 12 Desember 2010

Apakah Anda Pernah Bermimpi...?



Apakah anda pernah bermimpi..? tentu saja pernah, mimpi adalah bunga tidur. Terkadang ia datang dalam cerita yang menyenangkan, ketika anda bangun di pagi hari anda akan merasakan hati di penuhi kebahagiaan. Tetapi tak jarang mimpi hadir dalam cerita yang menyedihkan atau bahkan menakutkan. Tentu saja pagi anda akan menjadi muram. Tapi apapun mimpi anda itu semua tetap hanyalah sebuah mimpi. Lalu Apakah anda punya impian...? Setiap orang pasti mempunyai impian. Dan orang-orang memaknai impian mereka dengan berbeda. Ada yang menyatakan impian adalah harapan, ada juga yang berfikir itu hanyalah sebuah keinginan. Hingga mengabaikannya begitu saja.

Impian itu bisa saja perlahan-lahan hilang karena merasa kita tidak mampu meraihnya. Padahal antara impian dan keinginan itu sendiri sebenarnya berbeda. Keinginan biasanya tidak terlalu fokus, hanya sepintas dan tak ada dorongan dan semangat yang kuat untuk mewujudkannya. Sementara Impian itu merupakan keinginan yang kuat dan memiliki dorongan yang sangat besar untuk mewujudkannya. Impian memiliki kekuatan emosional. Pusat emosi ada di dalam hati, segala sesuatu yang berhubungan dengan perasaan seperti, cinta, marah, benci atau bahagia akan menimbulkan semangat dan antusias.

FLASHBACK:
Beberapa tahun lalu, semula saya tidak tahu bagaimana menulis catatan harian. Saya mencoba untuk membuat blog sendiri, beberapa bulan sudah mempunyai blog..Di blog itu, saya menulis cerita tentang kejadian yang menurut saya penting di dalam kehidupan saya.
berbulan-bulan kemudian, saya mulai rajin menulis di blog itu. Sampai hari ini pun saya masih suka menulis juga. Selain itu saya punya hobi fotografi (bukan hobi lagi, tapi sudah mencintai banget... ^_^)...hehehe

Maka saat itupun impian saya muncul. Saya akan menjadi seorang penulis dan ingin menjadi fotografer profesional. Dua pekerjaan yang berbeda, yang membuat saya mulai membangun mimpi-mimpi saya. Keduanya saya jadikan cambuk untuk memacu semangat dalam mengejar mimpi saya. Begitulah setiap hari kita selalu mendapatkan pesan positif dan negative secara bergantian. Jika kita mampu membangun sikap mental positif, maka kita akan berani bermimpi dan siap untuk mengejarnya dengan penuh semangat. Ayo semua kita bangun impian-impian kita. Agar hidup lebih bermakna, kerahkan setiap tenaga, fikiran, fokus pada tujuan dantanamkan sikap pantang menyerah. Suburkan sikap berani mencoba. Jangan takut gagal. Isi selalu hati dengan Doa. InsyaAllah kita akan meraih semua impian.




"...Menulis dan memotret adalah salah satu cara saya untuk berkomunikasi dan yang paling saya cintai sampai hari ini sehingga tanpa ini saya seperti orang bisu..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Rabu, 24 November 2010

Belajar Mencintai dan Mengenal Anda...?



Memahami orang lain memang sangat rumit..Bila kita tidak bisa bilang bahwa kita tidak akan pernah mengetahui sama sekali.

Saya sadar betapa jauhnya saya dari anda saya. Seperti ada gap yang sangat berjarak antara saya dan anda. Anda seperti kewajiban. Saya berpikir mengapa sulit bagi saya untuk menjalankan kewajiban-kewajiban itu? Mengapa saya jauh dari anda? Mengapa rasanya seperti beban? Mengapa rasanya terpaksa? Mengapa saya tidak bisa dekat dengan anda? Berjuta pertanyaan berputar dikepala saya.

Ya, saya punya gap dengan anda, yang artinya saya juga punya jarak dengan anda. Saya mengenal anda..Tapi kenapa saya takut padanya? Rasa takut saya pada anda itu begitu besar menguasai diri dan pikiran saya. Berbulan-bulan saya bergumul dengan itu semua. Dan semakin kebelakang saya belajar bahwa "Rasa hati-hati" itulah yang justru membuat saya menjadi jauh. Saya ingat, mungkin dulu jika saya mendengarkan hati kecil (intuisi) saya, bahwa anda adalah pahala yang berlimpah.

Anda itu bukan tentang rasa takut. Tapi anda adalah rasa cinta dan kedamaian.

Mungkin telat bagi saya menyadari itu semua. Tapi lebih baik telat daripada tidak sama sekali kan? Lebih baik telat tapi saya lebih memahami dan mengerti anda? Kini saya belajar mencintai mengenal anda. Belajar mengenal anda lebih dekat lagi. Dan apapun yang harus saya jalani bukan sekedar kewajiban kosong tanpa rasa, tanpa hati. Tapi menjalaninya dengan penuh sabar dan semangat. Jika saya mencintai anda, maka ia akan menjadi tempat menumpahkan keluh kesah, senang susah, tangis tawa, dan bahagia saya. Intinya saya tau siapa yang sedang saya ajak berdialog.




"...Saya kini pelan-pelan sedang belajar mengenal anda & mulai jatuh cinta kepada anda..."




Thanks, My Dear...


_a-nay_

Rabu, 10 November 2010

Saya dan Sang Sahabat...?



Hari ini saya inget, kemaren sahabat (tika) saya ulang tahun yang ke-20...Maaf y, saya belum bisa kasih hadiah dan belum sempet kumpulin ASZATA... ^_^

Setelah sekian lama (2 minggu), akhirnya saya bisa juga sejenak istirahat dari rutinitas, dan mencoba kembali untuk menulis..tenang saja, bukan suatu tulisan yang berat kok.
Saya rasa, saya tidak cukup baik untuk menulis satu hal yang terlalu serius..toh semuanya punya bidang masing-masing bukan?..Kesempatan saya menulis kali ini, sedikit saya paksakan di tengah malam.
Bukan sesuatu hal yang sangat penting (pribadi saya mengatakan, kalau ini penting...hehehe), tapi hanya karena saya tidak sabar untuk berbagi dengan yang lain, kepada siapaun anda yang menyisakan waktu sesaat saja untuk membaca tulisan ini.

Kesibukan saya beberapa hari belakangan ini, membuat saya menjadi orang yang sangat tidak peka..sampai akhirnya tersadar, saya lupa waktu untuk diri sendiri.
Menyedihkan memang. saya terlalu mencintai pekerjaan saya, tapi lupa untuk menyenangkan diri saya sendiri dan sahabat saya..^_^
Tidak heran memang kalau orang-orang, termasuk saya, sulit untuk mendapatkan kesempatan untuk tertawa..

Saya mengambil kutipan dari beberapa artikel di internet dan majalah:

"...Duluuuu sekali,untuk waktu yang lama, rasanya tertawa menjadi barang yang sangat murah..Tampaknya kita tidak pernah memikirkan berapa lama kita butuh waktu untuk tertawa.
Kalau perlu, menangis pun dengan tertawa..Tapi, semakin waktu beranjak, semakin kita mengenal dunia....
Yaa..sebutlah begitu, rasanya tertawa menjadi sangat mahal..Tampaknya tertawa menjadi hal yang sangat langka..."

Waktu dan masalah...
Saya pikir 2 hal itu menjadi musuh utama sang sahabat, yang saya sebut, Tertawa. tapi, setelah saya renungkan, saya bukan tidak punya kesempatan untuk Tertawa..Tapi, saya menutup kesempatan untuk Tertawa.
Di balik waktu yang sangat ”pendek”, masalah yang datang, saya malah membiarkan masalah menjadi akrab dengan kita.
Yaa..bodoh dan rugi, saya jadi selalu mentertawakan diri sendiri... ^_^

Sejak itu, mulai hari ini, dan seterusnya..Rasanya saya harus berteman lagi dengan sang sahabat.
saya rindu bersamanya, saya tidak sabar untuk selalu menghabiskan waktu dengannya, hanya untuk Tertawa.
kali ini, saya akan membiarkan untuk dia datang di kehidupan saya, dan biarkan di waktu kedepan, Tertawa yang akan merindukan untuk bersama saya. Bukan saya.




"...Suatu hari nanti kita kan bercerita lagi, Dan tertawa lagi disini..."




Thanks My Dear,


_a-nay_